11 Hours of Epic Adventure Riding – Circling Mountains in Puncak

 

Tanggal 12 Maret 2011 (Sabtu) lalu terpenuhi sudah keinginan terpendam untuk bisa menikmati “Epic Adventure Riding” .  Tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan pengalaman sensasional seperti itu….hanya di daerah Puncak, Bogor.

Tim terdiri dari 7 orang, 5 peserta (saya, Om Deny, Pak Yance, Om Chaidir & Om Dimas), 1 leader (Om Mahendra – Puncak Explorer) dan 1 sweeper (Kang Dono – Puncak Explorer).

Sekilas Perjalanan:

Jam 8.30 Start dari Base Camp MTB Puncak (Warung Mang Ade) meluncur kea rah jalur TW Klasik, setelah ada bedeng seng kalo arah TW lurus kita justru ambil kanan…..nanjak santai…. Setelah foto rombongan (yang moton tour leader) kita mulai nanjak ke jalur TW LC (Ayong) …nanjak najis dimulai…..akhirnya TTB…hehehe.  Sesampainya di “gerbang” hutan Gunung Tikukur kita menerabas hutan nan lebat dan terjal….banyak TTB di hutan ini….soalnya banyak juga kayu pohon tumbang yang melintang…di hutan kita dibantu oleh 2 orang “pembabat” yang setia membuka belukar dan membawa sepeda ketika jalan terlalu curam dan terjal….ternyata mereka sudah di kontek sama Tour Leader untuk membantu…..hehehe.  Kita sempat istirahat dulu…makan snack…lontong disini.

Di ujung hutan kita sudah mulai bisa gowes dan akhirnya disajikan turunan aduhai yang kudu dilahap di daerah Pasir Banteng …tidak extreme tapi tidak gampang juga……sikaatttt…..yang pake sepeda ful-sus sih hajar bleh….nah saya…pake hard tail coy…..tapi kalap juga liat turunan nan seksi gitu…sikaaaatttt….tapi penuh perhitungan…kan gak lucu sepeda patah di tengah utan dan pegunungan…hehehe.  Di sini kita mengagumi keindahan air terjun arca dan pemandangan luar biasa daerah Puncak dari kejauhan.

Perjalanan dilanjutkan melewati jalan yang bikin kita alergi….jalan aspal….hahaha…..kita susurin jalan aspal sekitar 3 km tembus hutan pinus dan curug (air terjun) Cipamingkis…..trus masuk ke daerah pedesaan Cipamingkis…kita istirahat dulu beli minum dan mengagumi pembangkit listrik mikro hidro bikinan warga Cipamingkis…..listrik gratissss….pake tenaga air coy…..di daerah ini bener mirim Gunung Bunder….tanjakan najis makadam-nya ammmppuuuunnnn…..mana lagi puanas terik……tanjakan najis hampir 3 km nonstop….1/4-nya saya TTB…..nggak kuat coyy….

Setelah tanjakan makadam najis…lanjut jalan single trek yang juga nanjak najis….ammpuunn….TTB lagih….tapi ini yang dicari….mantaappp….dorong terusss…tembus di perkebunan & pabrik kopi (bingung kan ada pabrik dan kebon kopi di tengah utan dan gunung…hehehe).  Melewati kebun dan pabrik kopi kita istirahat sebentar ….ngatur napas….wuih….ngos-ngos-ngos….lalu kita genjot mantap menurun….jebakan2 drop off mengancam….hehehe….tapi sikaaatttt….. akhirnya kita tiba di kali….istirahat lah kita di situ…mandi2….berendem…..makan pop mie dan kopi hangat…maknyusss… Di sini kita istirahat di kediaman Pak Juanda…si “penunggu” daerah gunung dan hutan itu…..dalam radius 8 km Cuma ada 3 rumah coy…..seppiiii….dari sini awan mendung sudah mulai tampak….kita berdoa semoga tidak hujan di jalan.

Jam 3 sore perjalanan dilanjutkan menuju hutan & gunung Sadon….ternyata kita mlipir hutan di lembah….soalnya kita tadi abis nanjak…jadi sekarang turun….hutan-nya gak abis-abis…sampe akhirnya kita dengar suara “chain saw” (gergaji mesin)….sialaaannnn…..hutan lindung ini dirampok dan dijarah sama pembalak liar….pengennya sih kita ributin….tapi apa daya….mereka serem-serem…bawa-nya golok + parang….waahhh..bisa berabe nih kalo rebut….akhirnya kita berlalu dengan dongkol melihat hutan dibabat seenaknya….keluar hutan kita tiba di danau sadon menjelang maghrib….kabut sudah mulai turun…..gerimsi dating….waaah…..eng-ing-eng nih. 

Lampu sepeda sudah mulai dipasang jas ujan disiapin (buat yang bawa)….benar saja…ketika kita lewat hutan kea rah pondok pemburu…hujan lebat datang….dingin menyergap….gelap menghadang……saking derasnya pandangan jadi kabur….mana lewat single trek….dan ternyata di sisi kanan kita itu jurang….waaahhhh…tambah merinding.  Asli…perjalanan rute ini yang paling berat dan menantang….lumpur menghadang….kaki saya (22-nya) sampe terjebak dan terbenan di lumpur sampe lutut…..untuk sepatu bisa keangkat…kalo nggak pusing ….secara saya pake pedal cleat dengan sepda hard tail.  Dapet oleh2 pacet 5 ekor di kaki…hahaha…pacet-nya gemuk2 setelah sedot darah saya euy….hihihihihi….donor darah sama penghuni hutan deh critanya….huhuy…genjot lagiii…..

Sampai di Pondok Pemburu (lewat jalan belakang) jam 7 malam…istirahat sebentar makan snack karena perut saya asam lambung sudah naik….perih….untunglah tim solid dan kompak….saling tunggu…. Dari Pondok Pemburu kita lewati Kampung Awan….mulai dari sini kita lewati jalan aspal rusak campur aspal mulus.

Akhirnya setelah 11 jam genjot, trekking + hiking kita sampai di garis finish di Mega Mendung jam 8 malam…..legaaaa…..akhirnya….sampai…..

Alhamdulillah…semua anggota tim saling bersalaman, berpelukan tos-tosan….wah pokoke meluapkan kegembiraan bahwa kita berhasil melewati semuanya.  Cuapeekkk tapi puaassss…..!!

Buat rekan yang ingin mencoba silahkan kontak tim Puncak Explorer.  Di FB juga ada kok.  Silahkan kontak Om Mahendra atau Marshall  Trek Puncak (salah satunya Kang Dono).

Salam genjot !

Panji Patria

Ini sedikit foto-nya yaaa…

Start

clip_image002

clip_image003

View dari gerbang Hutan & Gunung Tikukur

clip_image004

Hutan Tikukur

clip_image006

Turunan Pasir Banteng

clip_image008

Dekat Air Terjun Arca

clip_image009

View dari Daerah Arca

clip_image011

Desa Cipamingkis – Tanjakan Najis …hehehe…

clip_image013

Perkebunan Kopi Rawa Gede – Luwung Datar

clip_image015

Istirahat setelah berendam di kali….

clip_image017

Hutan Sadon

clip_image019

Daerah Danau Sadon

clip_image021

Hutan Sebelum Pondok Pemburu dari arah belakang

clip_image022

Finish jam 20.00 wib di Mega Mendung

clip_image023

 

By Panji

Sombong dengan Teknologi

 
 
Postingan singkat ini sebenarnya dibuat untuk meramaikan
blog seorang teman, yang belakangan merasa kasian dengan blog nya
yang berasa sepi. Bukan, bukan karna saya begitu sombong untuk
mampir ke blog nya, tapi sejenak mengakui, blog yang saya anggap
cukup terkelola (ter-update) dengan baik itu mayoritas membahas
topik yang jauh dari jangkauan otak saya. Meski sempat setahun
lebih berkecimpung dalam dunia berbau teknologi, tapi baiklah,
kecanggihan-kecanggihan itu hanya membuat saya sekedar terpukau,
namun enggan untuk mempelajarinya. Begitulah, ironi nya, anak muda
jaman sekarang, yang sering kali merasa enggan untuk belajar
hal-hal baru. Semangat muda nya yang seharusnya masih berkobar,
tidak ada lagi. Anak muda itu (cuma) saya. Sepertinya.
Teknologi kuanggap sesuatu yang selalu berkembang. Memang begitu, bukan?
Sedikit merendah, untuk orang yang lamban respon seperti saya,
seringkali saya ketinggalan dengan perubahan teknologi. Belum
‘ngeh’ sama yang itu, eh sudah ada lagi yang baru. Memang, perlu
kita acungi jempol bagi para teknoers-teknoers yang berkutat siang
malam untuk ‘memudahkan’ kita dalam menjalani aktivitas
sehari-hari. Hem, saya sampai sulit menjelaskan contoh teknologi apa
yang terasa sekali manfaatnya buat kita. Sebut saja, hal-hal
sesederhana aplikasi words atau excel di komputer kita. Atau
handphone yang hampir setiap saat berada dalam genggaman. Bayangkan
jika tiap saat kita harus antri di Bank untuk mencairkan uang, ATM
menyederhanakan semuanya.
Kecanggihan-kecanggihan itu tentu tidak perlu membuat kita merasa sombong. Yang awam, barang kali tidak sanggup memanfaatkannya. Lagi-lagi orang itu, saya. Menyeragamkan
isi blog ini yang berisi ‘curhat’ colongan, saya pun memilih mundur
dari dunia itu. Saya tidak meninggalkan pengalaman dan segala
manfaat yang diberikan. Hanya meninggalkan predikat ‘tolol’ yang
sayang sekali terus terngiang dalam pikiran saya. Owh, seharusnya
kita semua percaya tidak ada yang tolol di sini. Apa ada yang salah
dengan ‘tidak tahu’. Bagaimana dengan berbuat ‘salah’? Setiap
manusia, toh pernah mengalami itu semua. Plis, jangan bilang tidak.
Apa cuma saya yang pernah mengalami ‘tidak tahu’ dan ‘salah’.
Well, saya mengucapkan selamat. Bagi mereka yang menggelutinya. Yang
sombong silakan jalan terus. Yang tetap rendah hati, saya kasih
peluk penuh haru. Hehe. Yuk, kita belajar teknologi,
sedikit-sedikit. Mudah-mudahan kita segera pintar, tanpa perlu
sombong. Blog milik @ceppek ini bisa jadi salah satu inspirasi
kita, untuk pintar dengan teknologi. Tanpa perlu merasa sombong
😀
Sent from my iPad

Beberapa Links Yang Berguna Mengenai SAP

 

Berikut ini beberapa link SAP yang berguna untuk menambah wawasan mengenai SAP atau yang sedang mempelajari dan mendalami SAP, mengingat kebutuhan consultan SAP yang smakin meningkat.

all SAP documents
http://www.sapkx.com/
SAP Documents
http://www.sapkx.com/sapkx/index.php?option=com_content&view=category&id=42&Itemid=60

 

SAP Abap,Functional dan Basis

http://www.sap-img.com/

SAP Development ABAP

http://www.sapdevelopment.co.uk/