BPC : Debug Package Manager

Untuk urusa debug package manager ini sangat penting ketika melakukan testing program dan melakukan checking apa yang sedang terjadi di dalamnya.
caranya :

  1. Tcode Se80
  2. buka class/ interface –> CL_UJXD_PACKAGES_RES
  3. methode –> Redefinition –> Do_Post

ke line 179 dan kasih external debug
debug bpc 1
debug bpc 2
selanjutnya ubah variable di atas jadi X
dan lanjutkan prosesnya seperti debug program pada umumnya.

BPC 10 – New feel

SAP BPC (Business Planning and Consolidation) itu hasil dari akusisi outlooksoft yang di akuisisi oleh SAP seperti yang saya kutip dari sini, kemudian di buatlah dua versi, ada versi microsoft dan versi Netweaver, untuk kedua versi tersebut tidak banyak perbedaan dari sisi user, tetapi berbeda dari segi back-end, yang versi Microsoft di bangun atas dasar technology Microsoft  jadi ada database server dan webservernya, serta tidak lupa add in untuk client yang bisa nempek di excel,word dan powerpoint. untuk versi netweaver, dia di bangun atas dasar technology netweaver dan BW, jadi salah satu kelebihan dari SAP BPC Netweaver ini bisa narik data master langsung dari SAP melalui BW, dan tentu saja kecepatan prosesnya akan berbeda juga. untuk versi microsoft tentunya punya kelebihan juga, gak harus  punya SAP BW dulu untuk menjalankannya, cukup dengan menyediakan server dan di install serta jg lisensinya, untuk sumber data yang di olah bisa dari excel/csv atau text file, misal perusahaan anda sudah mempunyai sistem ERP selain SAP, tetapi data actualnya juga ingin di olah oleh BPC ini. tentu saja masing-masing dari dua versi ini mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing, jika anda ingin mengimplementasikan di perusahaan anda, tentunya di sesuaikan dengan kebutuhan, anda bisa bertanya pada saya di email ceppek[at]gmail.com atau pada perusahaan konsultan SAP di Indonesia.
Untuk instalasi BPC 10 Netweaver ini, sebaiknya anda mengajak atau membajak orang basis yang ahli dalam install dan menginstall add-on atau modul di SAP, kecuali anda jago technical SAP juga 🙂
1.  Tampilan Baru (server)

BPC 10 NW Netweaver
BPC 10 Netweaver

untuk memulai membuka BPC 10 ini bisa langsung ke webnya, kemudian terlihat screennya sudah berbeda sekali dengan versi yang lama (7.5) terutama dari segi technolgynya, dari segi server sudah terbebas dari dotNet technology, artinya anda tidak perlu menginstall webserver dengan technologi .net seperti pada versi sebelumnya. tampak juga ada multiple tab yang bisa anda buka, misal, tab administrator untuk memodifikasi atau edit dimensi, kemudian ada tab lagi untuk membuat new input form dan seterusnya.  Jadi kita tidak perlu install applikasi admin consolenya seperti versi sebelumnya, untuk urusan administrasi bisa cukup di lakukan disini, misal nambah dimensi, edit member dimensi, add tim, edit tim dan lain-lain.
2. Client
BPC 10 Clien
BPC 10 Client

dari sisi client, namanya EPM add-in, sudah sangat berbeda dengan versi sebelumnya, dan banyak fungsi-fungsi yang sudah absolute alias tidak di pakai lagi. di sini dulu namanya CV atau Current View, sudah berganti menjadi EPM Content, kemudian posisinya ada di bawah toolbar, dan tentu saja yang paling mengagetkan adalah fungsi EVDRE yang di hilangkan di versi 10 ini, padahal, almost input sechedule atau report menggunakan EVDRE. dan tentu saja cara untuk membuat report dan input schedule/input form akan berbeda caranya dengan versi yang sebelumnya.
ada beberapa istilah yang berubah pada BPC 10 ini, misal seperti di bawah ini
SAPBPC diff

SAP BPC Script – 4 – Dynamic Scooping

 

Ada kalanya kita membutuhkan untuk menyimpan data yang kita sudah ambil dalam scooping ke dalam variable, tapi bagaimana bila dimension membernya berubah setiap saat atau dengan kata lain dynamic?

Untuk mengatasi hal tersebut diatas bisa menggunakan command *SELECT dan *MEMBERSET

Untuk variable di definisikan sebagai dengan tanda persen “%” . contohnya  %MYTIME% , %CUR% dan lain-lain.  Jadi bagaimana kita bisa menyimpannya dalam variable?  Biasanya variable bisa di isi dengan menggunakan command *SELECT  dan *MEMBERSET. Kedua comman tersebut adalah command untuk scooping tetapi yang paling cepet adalah menggunakan *SELECT karena hal ini akan mencreate SQL Statement.

Untuk cara penulisannya adalah seperti berikut

                *SELECT (, {member set in MDX format})

Ok mari kita lihat bagaimana penggunaan command *SELECT

Contoh :                              

           *SELECT(%REPORTING_CURRENCIES%, “ID”, “CURRENCY”, “[GROUP] = ‘REP’”)

Perintah tersebut di atas akan menjalankan perintah untuk mendapatkan “Member ID(what)” dari dimensi Currency (from) dan property GROUP mempunyai value “REP” (Where).

Sebenarnya command tersebut di atas akan membuat sql command SELECT ID from mbrCurrency where [GROUP] = ‘REP’  

Setelah menjalankan sql comman di atas, hasilnya akan di simpan dalam variable %REPORTING_CURRENCIES%

 

 

SAP BPC Script Logic 3 – Scooping menggunakan value member

SAP BPC Script Logic 3 – Scooping menggunakan value member
setelah pada tulisan berikutnya tentang scooping berdasarkan property member, selajuntnya adalah bisakah kalau scooping menggunakan value dari member? ya tentu bisa, menggunakan *XDIM_GETMEMBERSET.
penulisannya seperti berikut
*XDIM_GETMEMBERSET {dimension} [={member set}]
[*APP={application}] //optional
[*XDIM_MEMBERSET {dimension} [={member set}] //as many of these as needed
[*QUERY_TYPE= 0 | 1 | 2] //optional
*CRITERIA {expression} //required
*ENDXDIM
*XDIM_GETMEMBERSET P_CC=[P_CC].[H1].[AAPJ].CHILDREN
*APP=PLANNING
*XDIM_MEMBERSET P_DataSrc=INPUT
*CRITERIA [P_ACCT].[H1].[CE0001000]>1000
*ENDXDIM
pada syntax di atas, prosesnya akan seperti di bawah ini

  1. Children member dari AAPJ di dalam dimensi P_CC. dan
  2. dari applikasi PLANNING. dan
  3. member INPUT dari P_Datasrc. dan
  4. CE0001000 value membernya dari dimensi iP_ACCT harus lebih besar dari 100000

misalkan kita asumsikan
Image
Record mana yang akan di pilih?
Jawabannya adalah
CE0001000, 2011.JAN, ACTUAL, INPUT, KOREA, 2500
CE0001000, 2011.FEB, BUDGET, INPUT, CHINA, 1050

SAP BPC Script – 2 (Scooping menggunakan property dari member)

SAP BPC Script – 2 (Scooping menggunakan property dari member)
Pada tulisan sebelumnya kita sudah bahas 3 bagian dari sap bpc script logic yang meliputi, Scooping, calculation dan writing.
pada tulisan berikut ini masih membahas mengenai khususnya feature dari scooping lebih luas lagi yaitu Scooping menggunakan property dari member.
pada tulisan sebelumnya kita menggunakan *XDIM_MEMBERSET
*XDIM_MEMBERSET ini di gunakanan untuk melakukan scooping berdasarkan ID member, tapi bagaimana kalau kita mau melakukan scooping berdasarkan value property yang spesifik?
sebgai contohnnya : user mau memfilter account dimension member yang merupakan kategory asset. untuk melakukan hal tersebut, kita memerlukan property dari ACCTYPE yang merupakan type value dari account. misalkan valuenya adalah AST atau bisa ASET, tergantung bagaimana menulisnya pada member dimensi.
untuk melakukan scooping tersebut, bisa menggunakan *XDIM_FILTER.
penggunaannya seperti berikut :
*XDIM_FILTER = [DIMENSIONName].Properties(“Property name”) = “Property value”
dari syntax di atas bisa di tuliskan kira-kira seperti berikut :
*XDIM_FILTER ACCOUNT = [account].properties(ACCTYPE=’AST’)
misalkan sebagai contohnya, kita mempunyai 3 member seperti berikut
ID ACCTYPE
Extsales INC
CASH AST
TAXES EXP
NETINCOME INC
kemudian hasilnya adalah *XDIM_FILTER_ACCOUNT akan mengambil hanya CASH.
mari kita asumsikan jika sebelumnya kita sudah memakai lebih dari satu command *XDIM_MEMBERSET dan di bawah ini adalah hasil seleksi dari fact table.
*XDIM_MEMBERSET TIME = 2011.JAN
*XDIM_MEMBERSET CATEGORY = BUDGET
EXTSALES , 2011.JAN, BUDGET, 9000
CASH , 2011.JAN, BUDGET, 3000
TAXES , 2011.JAN, BUDGET, 800
NETINCOME , 2011.JAN, BUDGET, 1500
sekarang kita tambahkan *XDIM_FILTER against ACCOUNT dimension
*XDIM_MEMBERSET TIME = 2011.JAN
*XDIM_MEMBERSET CATEGORY = BUDGET
*XDIM_FILTER ACCOUNT = [account].properties(ACCTYPE?=’AST’)
maka hasilnya adalah satu record saja yaitu CASH saja, karena CASH disini mempunyai property ACCTYPE yang isinya ‘AST’.
CASH , 2011.JAN, BUDGET, 3000

SAP BPC Script Logic – 1

 
pada dasarnya BPC SCRIPT ini ada lah sebuat script yang banyak di pakai dalam SAP BPC, bahasa yang di gunakan adalah MDX, MDX yang kepanjangan dari MultiDimensional eXpression adalah bahasa yang di gunakan untuk mengambil dan mengolah serta memanipulasi data yang tersimpan didalam berbagai multidimensi data yang tersimpan dalam OLAP Cube. apa itu CUBE? cube bisa dikatakan sekumpulan data yang sudah di susun sedemikian rupa hingga memudahkan pengolahan data yang besar dan banyak jumlahnya. script ini banyak di pakai dalam implementasinya nanti, misalkan untuk melakukan penjumalahan secara otomatis ke dalam record tertentu, misal lagi di gunakan untuk menduplikat data dari record tertentu ke dalam table lain atau applikasi lain.
OK, mari kita pelajari bersama apa itu Script Logic dan bagaimana menggunakannya.
1. mari kita mengenal 3 bagian penting dalam script logic
script logic ini adalah sebuah scrtip engine yang terdiri dari 3 bagian besar, yaitu Scoping, Calculation(Create/Record) dan Writing.
2. Scooping
Di dalam BPC itu nanti banyak sekali data yang akan di olah, bisa ribuan, ratusan ribu, bahkan sampai jutaaan tergantung dari user dan desaignnya bagaimana. untuk itu jika tidak di scooping secara jelas, maka prosesnya akan lambat sekali. contohnya kita hanya mau melakukan kalkulasi perioade “2012.January” category “Actual” dan satu account misalkan “Discounted External Sales” berdasarkan external sales.
maka kita bisa menggunakan *XDIM_MEMBERSET
*XDIM_MEMBERSET –> di gunakan untuk scooping data pada masing-masing Dimensi
aturan penulisann harusnya seperti berikut :
*XDIM_MEMBERSET <DIMENSIONNAME> = <MEMBERNAME 1>,<MEMBERNAME 2>…<MEMBERNAME n>
misal :
untuk scoping 2011.January, *XDIM_MEMBERSET TIMEDIM=2011.JAN
scoping actual, *XDIM_MEMBERSET CATEGORYDIM=ACTUAL
scoping external sales, *XDIM_MEMBERSET ACCOUNTDIM=EXTSALES
3. Ok, setelah melakukan scooping, selanjutnya adalah proses kalkulasi(penambahan record baru).
tidak seperti script login yang lain, script logic pada BPC ini tidak ada variable yang bisa untuk nampung data secara sementara, jadi semua structure pada facttable akan di copy sesuai dengan struktur.
cara penulisannya seperti berikut :
*REC[([FACTOR|EXPRESSION={Expression}[,{dim1}={member},{dim2}=?)]
bila menggunakan tatacara penulisan tersebut di atas, kita bisa menuliskan
*REC (FACTOR = 0.9,ACCOUNT=”DISCOUNT_EXTSALES”)
yang artinya kita mengalikan 0.9 pada scoop di atas dan mereplace account membernya menjadi DISCOUNT_EXTSALES
kira-kira penjelasannya begini
<Scoped record>
EXTSALES,2011.JAN,ACTUAL,10000
<Generated record>
DISCOUNT_EXTSALES,2011.JAN,ACTUAL,9000
 
 

Belajar SAP BPC

 
Introduction of BPC
· Introduction sap BPC
· Version MS 7.5
· Strategy and Road Map
· Modeling aspects in BPC
· Architecture and terminology(MS)
Application Set Management, Dimension Management & Application Management
· Creating an application set
· Crating dimensions, properties & maintaining members
· Creating application and applying dimensions
Loading Transaction Data from Source Systems
· Architecture of an application
· Explain the tables, optimization options and compression(MS)
· Explaining the info providers, info objects, BPC namespace in BI ver. 7.5
· Loading transaction data using flat file
· Creating a transformation file & Conversion file
· Using standard data manager packages
Reporting – I
· Working with BPC for excel for reporting
· Using dynamic report templates
· Developing reports using several cell based EV Functions
· Building reports and input schedules using EVDRE()
Reporting – II
· Creation custom buttons and assigning macros
· Advanced formatting options using properties
· Demonstrate building Income Statements, Balance sheet & Trail Balance reports using EVDRE
· Demonstrate building report reading data from multiple applications using EVDRE
· Administration
· Park n Go
· Custom Menus
· Explaining the planning budgeting forecasting process
· Using packages in Planning
· Define the planning model
· Seeding the plan
· Rolling forward forecast
· Calculations using script logic, Dimension logic & worksheet Logic
· Allocations using script logic and process chains in 7.5
· Comments
· Work status settings
Security
· Security setup
· Task profile
· Member access profile
· Users and teams
Data Manager Packages
· Using standard DM packages
· Customizing standard DM Packages
· Creating DM Packages
· Creating SSIS Packages(MS)
Script Logic
· Introduction
· Dimension Logic
· Worksheet Logic
· Script Logic
· Business Rules
BPC for Web
· Live Reports
· Content library
· Publishing
· Distribution and collection wizard
Consolidation
· Details of Ownership and Rate Application
· Data Collection and preparation
· Business Rules for Consolidation Task
· Journal Entries and Balance Carry Forward
· Currency Conversion Setup & Script Logic
· Inter-Company Elimination Setup & Script Logic
· Inter-Company Bookings
· Dynamic Hierarchy
· BPF in Consolidation
Audit Reports and System Landscape & Performance Tuning
· BPC Audit
· System landscape and transports
· Performance, BPC Statistics

SAP BPC: Massive Completing Step

Sepertinya untuk urusan admin console BPC menyediakan tools yg tidak begitu lengkap seperti tidak tersedianya fasilitas untuk menutup/mengkomplitkan step yang ada pada Businness process Flow,padahal untuk mereset/membuka kembali instancenya sudah di sediakan, tetapi hal ini  bisa di selesaikan dengan cara menembak langsung di databasenya, tentu saja hal ini di peruntukkan bagi yang bisa dan mengerti tentang database,minimal pernah menggunakan sql server management studio, untuk kali ini yang saya pakai adalah SAP BPC 7.5 MS version.

baiklah, untuk caranya bisa mengikuti langkah-langkah seperti berikut:

  1. Masuk ke dalam server BPC
  2. Kemudian jalankan SQL Server management Studio
  3. Setelah masuk, kemudian pilih database yang sesuai dengan Application Set yang di pakai
  4. Cari table yang di awali dengan kata-kata BPF, atau kalau anda males mencarinya bisa menggunakan cara ini, jalankan query berikut :
  5. SELECT *FROM INFORMATION_SCHEMA.tables
    WHERE table_name LIKE ‘%BPF%’  maka akan muncullah beberapa table yang ada kaitannya dengan Business Process Flow

  6. Setelah itu buka table BPF Status,kemudian cari kolom complete, kalau isinya “0” maka statusnya open dan “1” untuk yang complete / close

 

 

semoga bermanfaat Smile

http://ceppek.com

SAP BPC : Actual VS Budget Analysis

Setelah process entry budget yang di lakukan oleh para para key person, dalam hal ini biasanya para manager, atau para person yang incharge untuk menyusun budget untuk berbagai keperluan di tahun berikutnya atau satu tahun berikutnya. tentu saja bagi bagian  accounting atau para manager sales ingin mengetahui berapa target dia yang sudah achieve atau sudah sesuai dengan planning dia di tahun sebelumnya untuk mengukur kinerja timnya,untuk mengetahui sisa revenuie yang harus dia penuhi sesuai dengan apa yang yang telah di targetkan kepadanya, atau bagian GAS untuk mengetahui dan mencompare berapa opex yang telah di gunakan, apakah melebihi atau sesuai dengan yang telah di rencanakan pada tahun sebelumnya atau juga untuk mengontrol pengeluaran agar sesuai dengan apa yang telah di rencanakan pada tahun sebelumnya agar tidak over budget.

beberapa report yang sering di gunakan untuk menganalisa actual vs budget di antaranya adalah:

  1. Report Revenue Actual Vs Budget
  2. Report Sales detail Actual Vs Budget
  3. Report Opex Actual Vs Budget
  4. Report EBITDA
  5. Report Sales tiap-tiap Departement Actual Vs Budget
  6. Report Capex Comparison Actual Vs Budget
  7. Report Profit and Lost Summary by Division

dan masih masih banyak lagi report yang bisa di jadikan untuk keperluan Actual vs. budget analysis ini.

berikut ini step-step yang di perlukan untuk keperluan ini:

  1. Diskusikan dulu dengan key user mengenai keperluan dan jenis report yang di butuhkan.
  2. Gather ACTUAL data from SAP atau bila dalam hal ini perusahaan anda tidak memakai SAP, bisa juga dari sumber data yang lain asal datanya valid.
  3. Upload data actual yang sudah di dapatkan tadi ke SAP BPC memakai command Run Package, dalam hal ini untuk upload bisa memakain text file atau excel tergantung data yang di punyai dalam bentuk apa. sebelum upload data pastikan data yang mau di upload sudah di validasi oleh bagian accounting/finance atau bagian yang bisa mevalidasi data secara benar
  4. membuat template report sesuai dengan point pertama.
  5. mencompare dan memvalidasi report actual vs budget tersebut.

 

demikian tulisan singkat saya, semoga bermanfaat Smile

http://ceppek.com

Menggunakan Internet Explorer 9 untuk SAP BPC 7.5

Setelah beberapa waktu yang lalu Microsoft meluncurkan Internet Explorer 9 yang cukup menawan dan cantik,simplify dan penuh dengan feature baru maka saya jadi penasaran untuk menggunakanannya, terutama untuk SAP BPC, yaitu sebuah software product dari SAP yang di gunakan untuk planning dan consolidation terutama dalam hal budgeting,bisa juga forcasting dan lain sebagainya. setelah berhasil menginstallnya ternyata ada sesuatu yang tidak jalan ketika saya coba klik untuk menu interface for excel pada SAP BPC 7.5.ketika link di klik tidak ada respon alias bengon kayak macan ompong..hehehe. akhirnya setelah beberapa kali mencoba dengan mode “Compilibity View” hasilnya pun tetap sama,setelah itu saya iseng-iseng mencoba dengan melakukan search pada start menu di windows 7 saya kemudian saya ketik “inter” dan maka muncullah icon dari internet explorer,dari situ kemudian klik kanan internet explorer dan pilih “Run As Administartor” eng ing eng..akhirnya muncul tuh excel setelah saya klik menu interface for excel, oh iya jalan lupa,yang tadi masih harus runnging dalam kondisi compibility View ya Smile

image

ok,semoga bermanfaat Smile

http://ceppek.com