Personal Branding

Kumpulang KutTwit tentang #PersonalBranding by Jonru mengenai Apa itu Personal Branding?  bagaimana pengaruhnya dalam hal  diri kita? dan bagaimana cara membangunnya?

  1. #PersonalBranding adl persepsi orang2 ttg kita, sbg akibat dari cara kita bersikap, berkata, bertindak dst di depan publik.
  2. Contoh: Orang yg sering marah-marah akan disebut pemarah. Itulah #PersonalBranding dia 🙂
  3. Agatha Christie dikenal sbg penulis cerita2 misteri, karena dia konsisten dlm menulis cerita2 spt itu. #PersonalBranding
  4. Intinya apapun yg sering kita lakukan, ucapkan, sikapi, dst secara konsisten, itu akan jadi #PersonalBranding kita.
  5. Menulis pun sama. Kalau Anda cuma dikenal sbg PENULIS, tak lebih tak kurang, Anda blm punya #PersonalBranding yg kuat.
  6. Dlm konteks #PersonalBranding, ada 2 jenis penulis: (1) Yg peduli pd #PersonalBranding, (2) Yg tak peduli.
  7. Penulis yg peduli pada #PersonalBranding adalah mereka yg fokus menulis dengan tema tertentu saja.
  8. Penulis yg tidak peduli #PersonalBranding = yg menulis tema apa saja, yang penting menulis dan ada “hasilnya”.
  9. Bagusan penulis yg peduli #PersonalBranding atau yg tidak?” | “Ini BUKAN soal bagus atau tdk, tapi soal #pilihan.
  10. Contoh penulis yg peduli #PersonalBranding: @radityadika @adhityamulya, Fauzil Adhim, Hernowo, Andrea Hirata, Habiburrahman El Shirazy .
  11. Penulis dgn #PersonalBranding yg kuat biasanya lebih mudah utk terkenal. Karya2nya selalu dinanti.
    jonru Jonru SekolahMenulis
  12. Penulis yg TAK peduli #PersonalBranding biasanya menulis tema apa saja. Jarang di antara mereka yg terkenal.
  13. Tapi penulis yg tak peduli #PersonalBranding bisa lebih cepat kaya, krn mereka menerima semua tawaran menulis, apapun temanya.
  14. Banyak penulis yg sudah terbitkan puluhan/ratusan buku, tapi tak terkenal, krn #PersonalBranding mereka tidak kuat.
  15. Tapi bukan berarti penulis yg peduli #PersonalBranding tak bisa kaya. Banyak yg tetap bisa kaya kok 🙂
  16. Contoh: @radityadika, Kang Abik, Fauzil Adhim, Andrea Hirata. Mereka peduli #PersonalBranding dan terbukti bisa kaya 🙂
  17. BEDANYA: Penulis yg TAK peduli #PersonalBranding biasanya sumber rezekinya (dr penulisan) terbatas pd honor tulisan.
  18. BEDANYA: Penulis yg peduli #PersonalBranding bisa dpt rezeki dr sumber2 NONpenulisan yg masih berkaitan dgn branding dia.
  19. Krn #PersonalBranding kuat sbg penulis buku2 parenting, Fauzil Adhim sering ngisi seminar dgn tema spt itu n kelola majalah parenting.
  20. Krn #PersonalBranding nya kuat sbg penulis komedi, @radityadika jadi pemimpin penerbit buku2 komedi: @bukune 🙂
  21. Anda mau jadi penulis dgn #PersonalBranding yg kuat, atau tak peduli soal itu, terserah. Ini soal #PilihanHidup
  22. Penulis dgn #PersonalBranding kuat = mudah terkenal. Penulis yg tak peduli #PersonalBranding = mudah kaya. Walau tak selamanya
  23. Tentu paling asyik jadi penulis terkenal sekaligus kaya, walau itu BUKAN tujuan utama dlm menulis #PersonalBranding
  24. Spt kata @helvy: “Uang & popularitas = efek samping dr kerja keras.” Pembahasan #PersonalBranding baiknya dipahami dlm konteks ini.
  25. Bagi Anda yg mau jadi penulis dgn #PersonalBranding kuat, mari bahas CARANYA. Yg tak peduli, #kultwit ini cuekin aja ya 😀
  26. Konsisten & fokus menulis dgn tema tertentu adalah kiat paling utama utk menjadi penulis dgn #PersonalBranding yg kuat.
  27. Tekuni hal2 yg paling Anda kuasai, sukai & minati. Sebab itu nanti bisa menjadi pembangun #PersonalBranding Anda.
  28. Bila Anda baru MULAI menulis, belum fokus pun tak apa2. Semua penulis yg #PersonalBranding nya kuat pun awalnya spt itu.
  29. Intinya jalani aja dulu. Tulislah apa saja. Nanti lama2 akan fokus scr alamiah, dan Anda bisa menemukan #PersonalBranding tsb.
  30. Saya misalnya. Mulai peduli #PersonalBranding sejak 2007, padahal saya serius menulis sejak tahun 1990 😀
  31. Intinya jangan soal #PersonalBranding bikin Anda bingung n tak berani nulis. Langsung saja menulis, ikuti kata hati & passion Anda.
  32. . @adhityamulya membangun #PersonalBranding sbg “suamigila” dan semua cover bukunya berwarna kuning.
  33. @radityadika membangun #PersonalBranding sbg “pelajar bodoh”, kocak, semua judul bukunya pakai nama hewan.
  34. Fauzil Adhim membangun #PersonalBranding sbg penulis buku2 parenting, Hernowo membangun #PersonalBranding sbg “Bapak Mengikat Makna”
  35. Selain lewat tulisan, #PersonalBranding juga bisa dibangun lewat aktivitas kita di internet (blog, FB, Twitter, milis, dst).
  36. Contoh: Kalau Anda mau bangun #PersonalBranding sbg penulis buku2 fotografi, coba rajin update status FB ttg kiat2 memotret dst.
  37. Kiat yg lebih kurang sama bisa dipakai di milis, Twitter, blog, dst. Intinya, di manapun tetap konsisten pd #PersonalBranding
  38. Dgn #PersonalBranding yg kuat, masyarakat SELALU mengasosiasikan kita dgn hal tertentu. Misal: Andrea Hirata identik dgn Laskar
  39. Oke teman2, sekian dulu #kultwit ttg pentingnya #PersonalBranding bagi penulis. Lebih kurangnya mohon maaf dan moga bermanfaat.
  40. SEKALI LAGI: Anda bebas menentukan: Mau serius bangun #PersonalBranding atau jadi penulis generalis. Pilihan di tangan Anda.
  41. Mau bangun #PersonalBranding atau jadi penulis generalis, masing2 punya nilai (+) dan (-). Tadi sudah saya jelaskan 🙂
  42. Penulis dgn #PersonalBranding yg kuat biasanya cuma butuh menerbitkan 1 s/d 4 buku utk bikin dia terkenal dan/atau kaya.
  43. Penulis yg TAK peduli #PersonalBranding biasanya hrs menerbitkan puluhan atau ratusan buku agar dia kaya, tapi belum tentu terkenal.

sumber : http://twitter.com/jonru

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours